BEBEZHA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump meyakini bahwa jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi telah tewas dibunuh. Dia menyatakan keyakinan tersebut berdasarkan laporan intelijen dari berbagai sumber yang menyebut bahwa Saudi memainkan peran dalam pembunuhan Khashoggi.
"Kecuali ada keajaiban atau mukjizat terjadi, saya mengakui bahwa dia sudah meninggal. Hal itu berdasarkan pada segalanya, pencerahan datang dari setiap sisi," kata Trump, dikutip dari laman New York Times, Jumat (19/10).
Namun demikian, Trump tidak mengatakan secara langsung bahwa Pangeran Saudi Muhammad bin Salman bertanggung jawab atas kematian Khashoggi. Namun dia mengakui bahwa dugaan keterlibatan Pangeran Muhammad dengan kasus ini membuat hubungan AS dan Saudi mengalami krisis.
"Hal ini telah menarik perhatian dunia, sayangnya. Ini benar-benar bukan hal positif. Sama sekali bukan," ujarnya.
Perubahan pernyataan Trump ini datang tak lama setelah dia berbicara panjang dengan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo. Pompeo sendiri baru saja tiba setelah menggelar pertemuan dengan pemimpin Saudi dan Turki untuk membahas tentang kasus ini.
Pompeo mengatakan bahwa AS akan memberi waktu beberapa hari kepada Saudi untuk melakukan penyelidikan independen. Dia memastikan Saudi akan melakukan penyelidikan yang transparan sehingga publik bisa mendapatkan informasi yang sesungguhnya.
Sebagai informasi, Khashoggi dilaporkan hilang pada 2 Oktober lalu setelah memasuki kantor konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Pihak Turki meyakini Khashoggi telah dibunuh dalam kantor tersebut dan pihak Saudi ada di balik pembunuhan tersebut. Namun Saudi membantah dengan keras tuduhan tersebut.
(mdk)
0 Response to "Donald Trump akhirnya akui Jamal Khashoggi tewas dibunuh"
Posting Komentar